Jangan Lupa Mengunjungi Candi Borobudur! Satu Dari 7 Keajaiban Dunia Di Magelang!

Destinasi Wisata Magelang & Jogja - Berkunjung ke Magelang kurang lengkap rasanya jika belum berkunjung di salah satu Tempat Wisata yang kental dengan Budaya dan juga termasuk dalam 7 Keajaiban Dunia yaitu Candi Borobudur.

Apa itu Candi Borobudur???

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma). Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha. Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan. Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Sudah tau kan?

Rute ke Candi Borobudur :

Bisa melalui 3 Rute yaitu dari Rute Solo, Yogyakarta dan Semarang

Rute Kota Solo

  • Jalur selatan = melewati Kota Yogyakarta atau jalur utara melewati Kota Salatiga.
  • Jalur utara = bisa menggunakan bus umum jurusan Solo – Semarang, melewati Kota Salatiga dan turun di Kota Bawen, Dari Kota Bawen anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus umum jurusan Semarang – Yogyakarta dan turun di Kota Magelang, Kemudian silahkan dilanjutkan dengan bus kota atau angkutan kota jurusan Candi Borobudur.

Rute Yogyakarta

  • Dari Kota Yogyakarta bisa menggunakan bus umum jurusan Yogyakarta – Semarang atau Yogyakarta – Magelang, turun di terminal Kota Muntilan, lalu dari sini bisa menggunakan berbagai angkutan perkotaan atau bus kota dengan jurusan Candi Borobudur, dan langsung turun di dekat pintu masuk candi.

Rute Semarang

  • Dari Kota Semarang bisa menggunakan bus umum jurusan Semarang – Yogyakarta. Silahkan turun di Terminal Kota Magelang, lalu perjalanan bisa dilanjutkan dengan angkutan perkotaan atau bus kota jurusan Borobudur, kemudian bisa langsung turun di dekat pintu masuk candi.

Berapa Harga Tiket Masuk Candi Borobudur?

Wisatawan Lokal :

Anak-anak : Rp. 12.500

Dewasa : Rp. 30.000 Dewasa

Wisatawan Asing :

Anak-anak : $10

Dewasa : $20

nb: Harga Tiket Masuk (HTM) Candi Borobudur dapat sewaktu-waktu berubah

Apa yang ada di Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB)

  • Hamparan Wilayah yang luas dan candi sebagai pusat
  • Naik Gajah keliling Area Taman Wisata Candi Borobudur
  • Naik Kereta Keliling Area Taman Wisata Candi Borobudur
  • Ketika turun dari lokasi Candi Borobudur akan disambut dengan berbagai macam kios yang menjajakkan kerajinan, oleh-oleh khas, batik dll yang tentunya kalian wajib belanja sebagai oleh-oleh orang tersayang atau saudara di rumah.

Berikut adalah foto yang diambil dari instagram ( ) :

Destinasi Wisata Magelang dan Jogja

Demikian postingan tentang Candi Borobudur, Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Magelang.

Semoga info tempat wisata di magelang dan yogyakarta ini bermanfaat untuk kalian semua

Top Selfie Kragilan Magelang, Wisata Alam Buat Pecinta Fotografi!

Destinasi Wisata Magelang & Jogja - Magelang, daerah Sejuk nan Indah yang menyimpan puluhan lokasi Wisata menakjubkan pantas untuk dikunjungi. Salah satu lokasi wisata di Daerah Kragilan Magelang menawarkan sebuah suasana dingin yang tenang, juga menawarkan keindahan deretan pohon pinus yang patut dicoba untuk kalian yang hobi berfoto ria atau ber selfie. Bisa untuk menambah koleksi foto di hp maupun di Instagram.

Selain pemandangan yang Indah, ternyata rute ke lokasi Wisata Top Selfie Kragilan cukup mudah. Ada 3 Rute menuju ke Lokasi, yaitu :

  • Jalur Muntilan/Blabak – Ketep

Dari lampu merah Blabak ambil kanan (jika dari arah muntilan), lurus sampai ke Ketep, dari Ketep mengambil jalur ke arah Kopeng, kira-kira 4 kilometer dari Ketep di sebelah kiri jalan akan terlihat spanduk Top Selfie Pakisan Kragilan.

  • Jalur Candimulyo

Dari lampu merah Blabak ambil kanan (jika dari arah muntilan), sekitar 200 meter, kemudian ambil kiri arah Candimulyo menuju Kaponan, setelah bertemu pertigaan jalur Kopeng-Ketep ambil ke kiri/ke arah Kopeng. Top Selfie Pakisan Kragilan akan ada di kiri jalan.

  • Jalur Kopeng

Dari arah Kopeng ikuti jalur ke arah Ketep, Lokasi Wisata Top Selfie akan ada di kanan jalan setelah memasuki daerah Kaponan.

Berapa Tiket Masuk ke Lokasi Wisata Top Selfie Kragilan?

Biaya untuk masuk ke lokasi cukup murah, hanya membayar biaya Parkir Rp. 2000 untuk motor dan Rp. 5000 untuk Mobil, cukup murah bukan? dengan biaya sebesar itu, kalian bisa berfoto dan berselfie ria di lokasi sampai puas. hehehe.

Berikut adalah beberapa koleksi Foto yang diambil dari Instagram () :

Bagaimana?

Destinasi Wisata Magelang dan Jogja

Tertarik untuk berkunjung dan berfoto ria?

Demikian postingan tentang Wisata Top Selfie Kragilan, Indahnya Hamparan Pohon Pinus Magelang.

Semoga bermanfaat

:)

Cari Foto Sunset dan Sunrise Keren? Ke Sukmojoyo Hill Saja!

Destinasi Wisata Magelang & Jogja - Magelang tak henti menyuguhkan lokasi untuk berselfie dan berfoto ria yang indah. Salah satu tempat yang bagus untuk spot foto Sunrise dan Sunset adalah di Punthuk Sukmojoyo selain Punthuk Stumbu yang sudah dikenal oleh wisatawan Lokal maupun Mancanegara. Punthuk Sukmojoyo ini terbilang baru, namun sejak di buka dan foto-foto mulai tersebar melalui Medsos (Instagram, Fb dan Twitter) lambat laun tempat ini mulai dikunjungi banyak wisatawan lokal. Untuk melihat foto-foto yang sudah berkunjung ke tempat ini, silahkan search di Instagram dengan hastag (#sukmojoyo).

  • Sejarah Punthuk Sukmojoyo

Punthuk Sukmojoyo, diambil dari nama salah satu pemuka Agama di daerah Magelang. Ialah Gus Galih Sukmojoyo, yang masih merupakan keturunan Kyai Muhammad Solehyang merupakan guru besar Pangeran Diponegoro. Sebelumnya makam Kyai Muhammad Soleh tidak ada di bukit ini, namun masih di daerah Borobudur dan dipindahkan oleh Gus Galih Sukmojoyo ke bukit atau punthuk ini. Alasan atau latarbelakang Gus Galih memindah makam leluhurnya itu adalah karena Gus Galih diminta langsung oleh leluhurnya lewat mimpi untuk memindahkan makamnya ke sebuah bukit. Dipindahkanlah makam Kyai Muhammad Soleh ke bukit ini, yang kemudian diberi nama pubhtuk atau bukit ini menjadi Sukmojoyo.  Maksut nama Sukmojoyo sendiri berasal dari kirotoboso Sukmo atau sukma yang berarti jiwa, sedangkan Joyo berarti jaya. Jadi maksutnya adalah jiwa yang jaya karena ketika sahabat disini akan ingat dengan kematian. Sahabat bisa ziarah juga, atau mengikuti acara ziarah rutin setiap malam jumat kliwon yang menjadi agenda masyarakat sekitar.

Ditempat ini Pangeran Diponegoro dan pasukannya mengintai pasukan Belanda yang berada di Pos Mati yang terletak dibawahnya. Dan jika pasukan Belanda berhasil naik ke bukit atau punthuk Sukmojoyo maka Pangeran Diponegoro akan naik ke Punthuk Mongkrong pangruating bumi yang berada lebih tinggi dari Sukmojoyo.

Dimana Alamat/Lokasi Punthuk Sukmojoyo?

Punthuk Sukmojoyo adalah sebuah bukit di Pegunungan menoreh dengan ketinggian kurang lebih 400-450 MDPL(Meter Dari Permukaan Laut), lokasi ini terletak di Dusun Krinjing, Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur.

Rute Ke Punthuk Sukmojoyo?

  • Dari Terminal Borobudur

Dari Terminal borobudur silahkan ke arah utara, sampai menemukan pertigaan Bu Sum (dekat pintu masuk mobil ke Candi Borobudur), kemudian belok kanan kemudian belok kiri lurus terus sampai menemukan perempatan kedua (Perempatan Seganan), kemudian ambil kanan, lurus sampai ke Perempatan Gonden, setelah itu belok kiri sampai Terminal Kalitengah, dari situ kalian belok kanan, setelah terminal kalitengah ini rute yang ditempuh cukup ekstrim, jadi saran saya sebelum ke lokasi Kendaraan yang kalian pakai untuk menuju ke Lokasi dalam kondisi baik, ikut jalur tersebut sampai menemukan Petunjuk jalan ke Arah Punthuk, jika bingung silahkan tanya warga sekitar, mereka dengan Ramah akan menunjukkan jalannya. Sedikit info, untuk masuk ke Area Parkir Punthuk Sukmojoyo hanya bisa dilewati motor saja, karena jalan ke lokasi cukup sempit. Tambahan info, dari lokasi parkir, kalian masih harus berjalan sekitar 15-20 menit untuk mencapai lokasi Punthuk Sukmojoyo. Itung-itung Wisata sambil olahraga kan? hehehe.

Berapa Biaya Masuk Lokasi Punthuk Sukmojoyo?

Untuk biaya kalian hanya dikenakan biaya parkir (Rp. 2000). Kemudian sampai di lokasi akan dikenakan biaya seikhlasnya untuk biaya perawatan. Cukup murah untuk Pemandangan yang cukup Indah dari Hamparan bukit Menoreh, Kawasan Candi Borobudur dan Sunset serta Sunrise yang akan membayar segala rasa lelah berjalan menuju lokasi.

Saran, ketika berkunjung ke tempat ini berkunjunglah pada pagi Hari dan Sore hari untuk mendapat spot foto Sunrise dan Sunset yang indah.

Berikut adalah beberapa foto yang diambil dari Instagram dengan Hastag () :

Jangan lupa baca juga : 

Demikian yang dapat kami tulis tentang Cari Foto Sunset dan Sunrise Keren? Ke Sukmojoyo Hill Saja! 

Semoga bermanfaat!

Cintailah Daerahmu Dengan Mengunjungi Wisata Di Sekitarmu!

Wisata Alam Plus Selfie Sunset & Sunrise di Punthuk Mongkrong Giritengah

Destinasi Wisata Magelang & Jogja - Magelang ternyata juga menyimpan banyak lokasi wisata alam maupun tempat selfie yang bagus, salah satunya ada di Desa Giritengah yang tak kalah bagusnya untuk dijadikan spot mencari foto Sunrise dan Sunset, yaitu di Punthuk Mongkrong. Tempat ini hampir mirip dengan Punthuk Sukmojoyo, ada rumah pohon dan jembatan dari bambu untuk dijadikan tempat Berfoto dan Berselfie ria. Lokasi punthuk mongkrong berada diatas punthuk sukmojoyo, sekitar 652 MDPL. Karena lokasi yang paling tinggi dibandingkan dengan Wisata Perbukitan lainnya di Borobudur, tentu saja pemandangan yang disajikan jauh lebih bagus, bahkan dari punthuk mongkrong, punthuk Sukmojoyo terlihat dengan jelas. Berbeda dengan Punthuk Sukmojoyo yang cukup jauh untuk menjangkau lokasi dari parkiran, di sini cuma membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit untuk mencapai lokasi.

Bagaiman Rute/Jalan Menuju Lokasi Punthuk Mongkrong?

Rute yang ditempuh untuk sampai ke lokasi hampir sama dengan rute ke Punthuk Sukmojoyo, hanya saja lebih naik sedikit dan tidak terlalu jauh dari sukmojoyo.

  • Rute Menuju Punthuk Mongkrong dari Terminal Borobudur

Dari Terminal borobudur silahkan ke arah utara, sampai menemukan pertigaan Bu Sum (dekat pintu masuk mobil ke Candi Borobudur), kemudian belok kanan kemudian belok kiri lurus terus sampai menemukan perempatan kedua (Perempatan Seganan), kemudian ambil kanan, lurus sampai ke Perempatan Gonden, setelah itu belok kiri sampai Terminal Kalitengah, dari situ kalian belok kanan, setelah terminal kalitengah ini rute yang ditempuh cukup ekstrim, jadi saran saya sebelum ke lokasi Kendaraan yang kalian pakai untuk menuju ke Lokasi dalam kondisi baik, ikut jalur tersebut sampai menemukan Petunjuk jalan ke Arah Punthuk Sukmojoyo, jika kalian sudah menemukan penunjuk ke arah Sukmojoyo (kanan), kalian lurus naik saja ikuti jalan aspal sampai menemukan penunjuk arah Punthuk Mongkrong. Rute menuju ke lokasi tidak kalah ekstrimnya dan sempit, hanya mampu dilewati sepeda motor saja.

  • Berapa Biaya Masuk ke Lokasi (Punthuk Mongkrong) ?

Untuk biaya nya cukup murah, hanya membayar karcis parkir dan masuk tidak sampai Rp. 10.000 per orang.

Wisata Gak Harus Ke Luar Negeri Kan?

Berikut adalah beberapa foto yang diambil dari Instagram dengan hastag ()

Demikian yang dapat kami tulis tentang Wisata Alam Plus Selfie Sunset & Sunrise di Punthuk Mongkrong Giritengah.

Semoga bermanfaat.

:)

Wisata Alam Gunung Api Purba Nglanggeran Gunung Kidul

- Bagi para pecinta alam, mengunjungi tempat wisata yang menyajikan pemandangan yang indah serta menakjubkan adalah suatu keharusan. Salah satunya adalah menikmati pemandangan dari ketinggian. Nah di Yogyakarta, tepatnya di Daerah Nglanggeran Gunung Kidul terdapat sebuah Gunung yang bernama Gunung Nglanggeran. Gunung ini merupakan satu-satunya Gunung Api Purba di Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan Magma sekitar 60 Juta tahun lalu.

Legenda Gunung Api Purba :

Bukit Nglanggeran konon merupakan tempat menghukum warga desa yang ceroboh merusak wayang. Asal kata nglanggeran adalah nglanggar yang mempunyai arti melanggar. Pada ratusan tahun yang lalu, penduduk desa sekitar mengundang seorang dalang untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen. Akan tetapi para warga desa melakukan hal ceroboh. Mereka mencoba merusak wayang si dalang. Dalang murka dan mengutuk warga desa menjadi sosok wayang dan dibuang ke Bukit Nglanggeran.Ada beberapa bebatuan besar yang menurut cerita warga sekitar digunakan untuk tempat pertapaan warga. Warga sekitar mengatakan bahwa menurut kepercayaan, Gunung Nglanggeran dijaga oleh Kyai Ongko Wijoyo serta tokoh pewayangan Punokawan. Pada malam tahun baru Jawa atau Jumat Kliwon, beberapa orang memilih semedi di pucuk gunung. Di Gunung Nglanggeran ini pula warga pernah menemukan arca mirip Ken Dedes. (Dikutip dari )

Berdasarkan penelitian, gunung api ini merupakan gunung berapi aktif sekitar 60 Juta tahun lalu. Gunung Nglanggeran berasal dari Gunung Api Dasar laut yang naik atau terangkat dan menjadi daratan jutaan tahun lalu. Gunung ini memiliki bebatuan menjulang tinggi, biasanya dijadikan untuk jalur pendakian serta dijadikan tempat untuk bertapa bagi warga sekitar. Nama puncak gunung tersebut biasa disebut Gunung Gedhe. Ketinggiannya kurang lebih sekitar 700 MDPL (Meter Dari Permukaan Laut). Luas kawasan pegunungan ini mencapai 48 Hektar.

Selain itu, di kawasan wisata ini kalian dapat juga mengunjungi Embung Nglanggeran. Embung ini merupakan bangunan kolam seperti telaga yang terletak sekitar 500 MDPL (Meter Dari Permukaan Laut) dengan luas Embung sekitar 5.000 Meter Persegi. Embung ini berfungsi untuk menampung air hujan dan mengairi kebun buah yang berada di sekitar Embung. Selain itu fungsi Embung ini untuk mengairi sawah di saat musim kemarau tiba. Untuk naik ke Embung pengunjung dapat menaiki tangga. Setelah sampai diatas, pada sisi embung pengunjung dapat melihat matahari terbenam serta melihat Gunung Api Purba dari sisi seberang Embung.

Di kawasan ini juga tersedia Wisata Alam seperti Outbond dll juga.

Rute/Perjalan menuju Puncak Bukit Gunung Api Purba :

Untuk mencapai puncak Gunung Api Purba Wisatawan kurang lebih dapat menumpuhnya sekitar 2 jam. Perjalanan tersebut melewati lorong-lorong bebatuan yang lumayan sempit. Selain itu untuk mendaki bukit-bukit kecil membutuhkan tali. Selain itu terdapat banyak petunjuk, jadi wisatawan tidak perlu khawatir tersesat. Saya menyarankan sebelum ke tempat ini, siapkan fisik untuk mendaki ke puncak Gunung Api Purba.

Berapa Biaya Tiket Masuk Kawasan Gunung Api Purba?

Untuk info paket bisa mengunjungi situs resminya !

Berikut adalah foto-foto yang diambil dari Kawasan Gunung Api Purba :

Demikian yang dapat kami tulis tentang Wisata Alam Gunung Api Purba Nglanggeran Gunung Kidul.