Breaking News

Toko Bunga Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta

 Toko Bunga Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta

Papan bunga duka cita dan papan wedding Toko Bunga Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta bisa kirim langsung pada hari yang sama, pembuatan cepat dan cantik tentunya.










Memasuki libur akhir pekan, Gembira Loka Zoo bisa jadi tujuan wisata bareng keluarga.

Gembira Loka Zoo merupakan satu di antara tempat wisata favorit wisatawan Jogja dan sekitarnya.

Area wisata cakar di Kebun Binatang Gembira Loka
Area wisata cakar di Kebun Binatang Gembira Loka (Instagram/@glzoojogja)
Di Gembira Loka Zoo, pengunjung bisa menemukan aneka ragam jenis satwa.


Mulai dari kera, burung, macan, beruang dan masih banyak lagi.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Pantai Cermin Theme Park Medan, Ada Beragam Wahan untuk Liburan Keluarga

Gembira Loka Zoo ini berlokasi di Jalan Veteran Nomor 47, Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tonton juga:


Sebelum liburan ke Gembira Loka Zoo, simak terlebih dahulu harga tiket masuknya yang berlaku pada bulan Agustus 2022 berikut ini.

Harga Tiket Masuk Gembira Loka Zoo Agustus 2022

Dari pantauan TribunTravel di akun Instagram @glzoojogja, Jumat (19/8/2022), harga tiket masuk Gembira Loka Zoo dibanderol mulai Rp 60 ribu untuk kunjungan di hari Senin hingga Jumat.

Pengunjung berfoto di spot Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta
Pengunjung berfoto di spot Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta (Instagram.com/@glzoojogja2021)
Baca juga: Harga Tiket Masuk Malang Night Paradise Terbaru, Wisata Malam Seru untuk Family Time

Baca juga: Harga Tiket Masuk HeHa Sky View Terbaru 2022, Hadirkan Promo Spesial Kemerdekaan Indonesia

Iklan untuk Anda: Sendok sebelum tidur! Dalam sebulan, 22 kg lemak terkait usia akan hilang!
Advertisement by
Sementara pengunjung yang berwisata di hari Sabtu, Minggu dan libur nasional, dikenakan harga tiket masuk Gembira Loka Zoo sebesar Rp 75 ribu.

Untuk pengunjung anak-anak dengan tinggi badan di bawah 80 cm gratis tiket masuk Gembira Loka Zoo.

Menariknya, dengan membayar harga tiket masuk Gembira Loka Zoo, pengunjung bisa naik wahana kereta dan kapal serta melihat presentasi edukasi satwa.

Jam Buka Gembira Loka Zoo

Gembira Loka Zoo
Gembira Loka Zoo (Tribun Jogja/ Pandji Purnandaru)
Baca juga: Harga Tiket Masuk Pantai Kondang Merak Agustus 2022, Wisata Pantai Populer di Pesisir Selatan Malang

Per 1 Agustus 2022, Gembira Loka Zoo menerapkan jam operasional terbaru dengan rincian sebagai berikut:

1. Senin-Jumat, buka mulai pukul 09.00-15.00 WIB dan pengunjung masuk melalui Pintu Masuk Timur (A)

2. Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, buka mulai pukul 06.00-08.00 (olahraga) dan pukul 08.30-16.00 WIB (kunjungan wisata), pengunjung dilayani di Pintu Masuk Timur (A) dan Barat (B)

Syarat berkunjung ke Kebun Binatang Gembira Loka

Sebelum liburan ke Gembira Loka Zoo, pengunjung harus mematuhi protokol berikut ini:

- Wajib memakai masker

- Menjaga jarak selama di kawasan wisata Gembira Loka Zoo

- Tidak boleh memberi makan satwa secara ilegal

- Wajib sudah vaksin yang bisa dibuktikan dengan sertifikat vaksinasi maupun aplikasi PeduliLindungi

- Datang dalam kondisi sehat dan melakukan cek suhu tubuh di gerbang depan Gembira Loka Zoo

- Sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer

Tempat Makan Ena di Sekitar Gembira Loka Zoo

TribunTravel punya rekomendasi tempat makan sekitar Gembira Loka Zoo untuk sarapan.

1. Ayam Panggang 3 Berku

Ilustrasi ayam panggang.
Ilustrasi ayam panggang. (Food & Wine Magazine)
Ayam Panggang 3 Berku merupakan satu tempat makan legendaris di Jogja.

Ayam Panggang 3 Berku terkenal dengan porsinya yang besar dengan harga murah.

Cita rasa ayam panggang di sini perpaduan antara manis dengan gurih,

Ayam Panggang 3 Berku berlokasi di Jalan Kusumanegara No.185, Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jogja.

Ayam Panggang 3 Berku buka mulai 09.00-19.30 WIB.

2. Kupat Tahu Pak Budi

Kupat Tahu Pak Budi terkenal dengan porso makanannya yang jumbo.

Saat mencicipinya, kamu akan merasakan perpaduan rasa manis, pedas dan segar.

Untuk harga Kupat Tahu Pak Budi cukup terjangkau yakni Rp 10 ribu saja.

Kupat Tahu Pak Budi berlokasi di Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jogja.

Kupat Tahu Pak Budi buka mulai 08.00-15.00 WIB.

3. Soto Kudus Pak Dewo

Soto Kudus Pak Dewo
Soto Kudus Pak Dewo (Instagram/sotokuduspakdewo)
Soto Kudus Pak Dewo terkenal dengan kuahnya yang kental dan gurih.

Pilihan lauknya beragam, mulai dari sate telur puyuh, sate ayam, sate kerang, perkedel, sate ati ampela, hingga rambak.

Jika tak suka soto kudus, bisa pilih varian menu lain.

Ada rawon dewo, sop iga, ayam goreng dan garang asem.

Soto Kudus Pak Dewo berlokasi di Jalan C. Simanjuntak No.62, Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jogja.

Soto Kudus Pak Dewo buka setiap hari mulai 07.00-17.30 WIB.

4. Warung Sop Empal Yoeni

Warung Sop Empal Yoeni terkenal dengan daging empalnya yang empuk dan berbumbu.

Kuah supnya cukup hangat dan menyegarkan.

Perlu dicatat jika sup dan lauknya harga terpisah.

Untuk lauknya ada empal, pari, kepala ayam kampung, ayam krispi, dan tempe goreng.

Sop Empal Yoeni berlokasi di Jalan Professor Doktor Sardjito, Jetis, Cokrodiningratan, Kota Yogyakarta, Jogja.

Sop Empal Yoeni buka setiap hari mulai 06.00-15.00 WIB.

5. SGPC Bu Wiryo 1959

SGPC Bu Wiryo 1959 buat sarapan
SGPC Bu Wiryo 1959 buat sarapan (Instagram/sgpc1959)
SGPC Bu Wiryo 1959 memiliki dua menu utama yang sama-sama enak.

Menu yang ditawarkan ada dua, pertama nasi sop daging yang kuah kaldunya bikin nagih.

Kedua ada nasi pecel yang porsinya besar dan lauknya beragam.

Ada ayam goreng, telor asin, perkedel, telur puyuh, telur ceplok dan tahu tempe goreng.

SGPC Bu Wiryo 1959 berlokasi di Jalan Agro No.10, Kocoran, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Jogja.

SGPC Bu Wiryo 1959 buka mulai 07.00-19.00 WIB.


Berdayakan Warga, GAIA Cosmo dan Kelurahan Muja Muju Demo Memasak Bertepatan Bulan Ramadan, GAIA Cosmo Hotel Yogyakarta berkolaborasi dengan Kelurahan Muja Muju menyelenggarakan demo memasak yang diikuti sejumlah perwakilan warga di Naicla Skybar & Lounge, Selasa (12/4/2022). Jenis makanan yang dibuat adalah kue kering. Seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 1443 H yang identik menyajikan kue kering di rumah sebagai pelengkap kebersamaan dengan keluarga dan kerabat.

Menurut Ivan Andries General Manager GAIA Cosmo Hotel Yogyakarta, demo memasak dilakukan Director of Food & Beverage GAIA Cosmo Hotel Yogyakarta Chef Ramadian dengan menampilkan proses pembuatan dua jenis kue kering. Yaitu Nastar Green Tea dan Choco Kastengel. “Sebelum praktik demo memasak, peserta dibekali teori dasar-dasar pembuatan cookies dan pastry,” terang Ivan.

“Tak hanya proses pembuatan kue, disampaikan pula materi mengenai cara pengemasan dan penjualan produk sehingga diharapkan ke depan, kegiatan ini dapat menghasilkan industri rumahan yang dapat membangkitkan usaha kecil dan menengah di wilayah Kelurahan Muja Muju,” paparnya.

Kegiatan demo memasak yang turut dihadiri, Kepala Kelurahan Muja Muju Aris Sutrisna serta Mantri Pamong Praja Umbulharjo Rajwan Taufiq ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial hotel yang bersinergi dengan Kelurahan Muja Muju dan didukung Kemantren Umbulharjo. Sekaligus untuk menghibur dan mengedukasi warga guna meningkatkan produktivitas dan ekonomi warga sekitar. (Sal)
Sekolah Gajahwong, Membangun Pendidikan untuk Anak Keluarga Prasejahtera
BRAFOPMK- Tahun 2020 lalu nama Herlita Jayadianti masuk dalam tokoh inspiratif sebagai Perempuan Inisiator Indonesia “Perempuan Berdaya Indonesia Maju” dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Republik Indonesia. Melalui kiprahnya di Sekolah Gajahwong, ia tetap berkomitmen sampai saat ini untuk lebih bermanfaat bagi perkembangan pendidikan anak yang dikenal dari keluarga pemulung Gajahwong di sekitar Ledhok Timoho, Kota Yogyakarta.

Nama Herlita sudah tidak asing lagi bagi kalangan aktivis pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Herlita bergelut didunia aktivis pendidikan berbasis local resources sejak 2002 bagi anak-anak yang kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus, sementara sampai saat ini berkomitmen mengembangkan Sekolah Gajahwong.

Selama menjadi aktivis, Herlita menghabiskan banyak waktunya dengan mengadvokasi, mengajar, dan membimbing pentingnya pendidikan bagi anak meskipun berasal dari keluarga yang tidak mampu disekitar Ledhok Timoho. Tidak sendiri, 6 dedikator lainnya yang juga merangkap sebagai guru juga turut memperjuangkan akses pendidikan bagi Keluarga Prasejahtera disana, Faiz Fakhruddin (Pembina dan Koordinator Farm/Kegiatan luar kelas dan kewirausahaan), Neneng Hanifah Maryam (Koordinator Sekolah Gajahwong), Umi Zuhriyah (Administrator), Crestanti W Utami (Bendahara), Ira Savitri (Edukator), dan Sheila Mahesa Putri (Guru).

Gajahwong adalah nama identik dari spasial yang berada di bantaran sungai Gajahwong. Permukiman yang berada di Kampung Ledhok Timoho, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Awal tahun 2000, di sana menjadi tempat perkumpulan para anak jalanan, gelandangan, dan korban dari penggusuran beberapa tempat umum sebagai tempat perkumpulan mereka sebelumnya.

Semula hanya beberapa orang disekitar bawah jembatan, namun semakin hari semakin banyak ditempati oleh anak jalanan, pengamen, gelandangan yang bermukim di bantaran sungai sehingga menimbulkan beberapa permasalahan di sana, mulai dari penumpukan rumah tidak layak huni, kumpul kebo, banyak anak lahir diluar pernikahan, anak terlantar, pekerja anak, dan penumpukan sampah.

Tidak hanya itu, dampak lebih jauh mereka tidak mendapatkan layanan dasar sebagaimana penduduk/warganegara umumnya akibat ketiadaan administrasi kependudukan sampai dengan tempat tinggal. Melalui Gerakan TAABAH (Tim Advokasi Arus Bawah) mereka mulai berusaha untuk mendapat pengakuan pemerintah sebagai penduduk setempat, melalui perkawinan masal, pencatatan anggota keluarga, hingga pengakuan tempat sebagai sebuah permukiman yang kini telah menjadi alamat tetap. Latar belakang inilah yang menyebabkan peralihan perhatian Herlita dan suaminya (Faiz) di bantaran sungai Gajahwong.

Keterbatasan pemerintah saat itu menyebabkan kemiskinan disekitarnya meningkat. Program-porgram pemerintah tentu tidak dapat ditujukan pada masyarakat yang tidak berindentitas secara administrasi. Tidak hanya orang tua yang bekerja sebagai pemulung dan pengamen, anak-anaknya juga mulai terlibat dalam pekerjaan tersebut. Kesadaran beberapa orang tua berkat TAABAH juga mulai muncul, “bagaimana agar kehidupan masa depan anaknya menjadi lebih baik jika seperti ini terus?” ucap Herlita saat bercerita.

“Pada 2009, kami mulai berusaha merapikan data anggota keluarga dengan cara mencatat pasangan yang sudah memiliki anak, tetapi belum menikah. Lalu, kami menikahkan masal pasangan tersebut bekerja sama dengan KUA setempat. Kemudian, kami bantu mengurus KK bersama dinas dukcapil setempat dan baru kemudian pemerintah kota mulai menetapkan alamat tempat tinggal mereka menjadi legal di wilayah Kota Yogyakarta. Akhirnya, kami juga membentuk sekolah Gajahwong untuk anak-anak mereka,” jelas Herlita.

Meskipun baru diresmikan sebagai sekolah sejak tahun 2013, Sekolah Gajahwong telah berkembang menjadi 3 kegiatan utama, yaitu memberikan pendidikan dasar anak dari usia 3-15 tahun (Pendidikan Anak), melakukan kegiatan adaptasi dan pemanfaatan sumber daya lokal sebagai aktivitas pendidikan perkebunan dan peternakan (Gajahwong Farm), dan kegiatan kewirausahaan bagi penduduk setempat dan anak didik (Fundraising).

Secara lebih spesifik mereka membagi layanan pendidikan menjadi kelas akar sampai dengan kelas pohon (pelatihan dan pemberdayaan kelompok remaja-dewasa). Layanan pendidikan kemudian tidak hanya diberikan bagi masyarakat yang tinggal disekitar Gajahwong, tetapi juga masyarakat kurang mampu dari tempat tinggal lain. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari kelembagaan berupa Yayasan Solidaritas Pendidikan Gajahwong Indonesia.

Kini, meskipun tidak ada lagi anak yang dieksploitasi untuk bekerja, Sekolah Gajahwong belum dapat memenuhi layanan untuk semua anak yang bermukim maupun yang ingin mengikuti pendidikan disana, dengan memperhatikan kualitas pendidikan seperti kapasitas kelas, perbandingan guru dan peserta didik, interaksi antara pengelola dan orang tua, serta juga sumber pendanaan untuk menjalankan beberapa kegiatan penunjang pembelajaran.

Dengan kepadatan 72 KK yang berjumlah >300 jiwa, sekolah Gajahwong hanya seluas 10 x 10 (meter), kapasitas ruang ini menyebabkan kemampuan daya tampung anak kelas akar dan kelas rumput masing-masing hanya 15 orang setiap pagi. Sekolah Gajahwong berkomitmen untuk tetap mengontrol perkembangan sekolah anak didiknya yang terdahulu melalui pendampingan setiap akhir pekan bagi kategori kelas lainnya yang juga menempuh sekolah formal diluar.

“Kami juga membantu anak-anak yang sulit mencari sekolah lanjutannya, untuk dapat diterima disekolah formal” Ucap Herlita.

Di tengah kejayaan Kota Yogyakarta, penyesuaian anak-anak dari keluarga prasejahtera tentu perlu usaha yang besar. Kemampuan layanan pendidikan di Kota Yogyakarta yang nyaris merata bahkan diatas rata-rata nasional semakin memegang prinsip kompetisi.

"Ketika terjadi keterbatasan dan perbedaan anak-anak lulusan sekolah Gajahwong dengan peserta didik secara umum tentu tidak dapat menjadi alasan untuk masuk dalam kuota tahun ajaran baru, sehingga peran sekolah Gajahwong semakin besar mulai dari memberikan kesadaran, partisipasi aktif, kepekaan, hingga penyetaraan," pungkasnya.

Wakil Walikota Yogyakarta Letakkan Batu Pertama Pembangunan TK ABA Al Muhajirin Muja Muju
Wakil Walikota Yogyakarta Letakkan Batu Pertama Pembangunan TK ABA Al Muhajirin Muja Muju

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Untuk memberikan kenyamanan dan suasana kondusif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Muja-Muju segera membangun TK ABA Al Muhajirin yang terletak di RT 43 RW 12 kelurahan Muja Muju Umbulharjo.

Baca Juga
Safari Tarawih Heroe Poerwadi di Masjid Al-Husna Badran
SD Muhammadiyah Notoprajan Ajak Orang Tua Berperan Lahirkan Anak Hebat
Ketua Panitia Pembangunan, Dana Suswati mengatakan pembangunan TK ABA Al Muhajirin tersebut berdiri di atas tanah wakaf dari Damaiyanti yang merupakan adik dari Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya.

“Kami terima kasih kepada Ibu Damaiyanti yang telah mewakafkan tanahnya untuk mendukung kegiatan pendidikan di Kelurahan Muja-Muju, semoga gedung ini dapat segera terealisasi sesuai dengan jadwal sehingga dapat langsung digunakan,” katanya dilokasi, Sabtu (22/01/2022).

Dana berharap dengan adanya TK ABA Al Muhajirin ini nantinya akan semakin menciptakan program-program yang lebih baik agar lebih banyak masyarakat dan generasi muda yang tercerdaskan. Sehingga dapat menjadi bekal di kehidupannya.

Peletakan batu pertama pembangunan TK tersebut dilakukan oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Dan di hadiri oleh berbagai unsur pemerintah kemantren Umbulharjo Rajwan taufiq serta lurah Muja Muja Aris Sukrisna. Wawali kota Yogyakarta menyambut baik pembangunan TK ABA ini karena dengan pembangunan gedung baru maka proses kegiatan belajar mengajar anak dapat dilaksanakan dengan lebih optimal.

Purnomo selaku sekretaris PRM muja muju menyampaikan bahwa proses penggalangan dana untuk pembangunan ini sudah berjalan sejak awal tahun 2020,karena kondisi adanya pandemi covid -19 penggalangan dana menjadi sedikit terhambat karena masyarakat fokus pada masalah kesehatan dan ekonominya.

“Semangat mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing, merupakan wujud inovasi pendidikan dalam membentuk karakter berakhlak mulia dan berbudi pekerti yang baik, terutama pada usia anak-anak TK dan PAUD di masa pertumbuhan dan perkembangannya,” jelasnya. (pupung)
Restoran Legendaris di Jogja 
Dikutip dari Pusat Kuliner Dan Oleh-Oleh Di Bantul, D.I. Yogyakarta, Desy Kusumawardani. (2019:2) saat ini kuliner menjadi gerakan bisnis untuk mengembangkan potensi dalam kemajuan di sektor perekonomian D.I. Yogyakarta. Di tengah gempuran berbagai macam kuliner dari berbagai negara serta berkembangnya peredaran kuliner modern, keberadaan makanan atau kuliner khas tradisional suatu daerah semakin penting untuk dipertahankan.
Dinas Pariwisata D.I.Yogyakarta menghimbau pelestarian berbagai potensi kuliner khas daerah menjadi budaya agar tidak punah. Setiap wilayah di D.I.Yogyakarta bisa dibilang memiliki kekhasan kuliner tersendiri yang bisa ditawarkan untuk menarik wisatawan maupun pencinta kuliner.
Nah, di Jogja ini juga terdapat banyak restoran yang bahkan sudah legendaris, yaitu:
1. Oseng-oseng Mercon Bu Narti
Restoran khas Jawa ini menyediakan opsi layanan makan di tempat,  dan bawa pulang. Yang beralamat di Jl. KH. Ahmad Dahlan No.107, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55262.
ADVERTISEMENT

2. Gudeg Mbah Lindu
Restoran khas Jawa ini menyediakan opsi layanan makan di tempat,  dan bawa pulang. Yang beralamat di Jl. Sosrowijayan No.41-43, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271.
3. Bakmi Jawa dan Nasi Goreng Legenda/Mbak Rita
Restoran khas kuliner legendaris Jawa ini menyediakan opsi makan di tempat, drive-through, dan antar tanpa bertemu yang berlamat di Jl. HOS Cokroaminoto No.139, Tegalrejo, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55253.
4. Ayam bakar dan goreng, Angkringan Legendaris
Restoran Masakan Ayam  ini menyediakan opsi layanan makan di tempat,  dan bawa pulang. Yang beralamat di nomor 5, Jl. Veteran, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165.
5. Bakmi Mbah Gito
Restoran Jawa ini menyediakan opsi layanan makan di tempat,  dan bawa pulang. Restoran mi bergaya pedesaan yang ramai menyajikan mi tradisional di tempat simpel. Yang berlamat di Jl. Nyi Ageng Nis No.9, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171.
ADVERTISEMENT

6. Gudeg Permata Bu Narti
Restoran Jawa ini menyediakan opsi layanan makan di tempat, bawa pulang dan pesan antar. Yang beralamat di Jl. Gajah Mada No.2, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55111.
Nah, itulah deretan restoran legendaris yang ada di Jogja yang patut kamu coba dan bikin nostalgia.(AI)
Nasi Goreng Podomoro - Rekomendasi Tempat Makan Nasi Goreng Enak Dan Murah Dengan Porsi Banyak Untuk Mahasiswa di Yogyakarta

Selain tempat nongkrong, bagi mahasiswa yang kuliah di Yogyakarta mencari warung makan langganan juga penting untuk sekedar menikmati kuliner khas Jogja ataupun makan bersama teman.

Akan tetapi sebagai anak kost,  mahasiswa tentunya harus memilih tempat makan yang sesuai dengan kantong mahasiswa. Pasalnya, uang bulanan harus sudah termasuk biaya makan, transport, sewa kost, dan kebutuhan sehari-hari. Dengan memilih tempat makan yang murah adalah cara agar kebutuhan perut terpenuhi tapi dompet masih tetap terisi.

Jika anda sedang mencari tempat untuk  makan malam sepulang selesai mengerjakan tugas atau Hangout dengan teman disekitar Yogyakarta, maka warung Nasi Goreng yang enak dengan porsi jumbo di Yogyakarta mungkin ini jawabannya.

NASI GORENG PODOMORO namanya, pengalaman saya makan Nasi Goreng di warung ini sangat berbeda dengan lapak-lapak Nasi Goreng lainnya, tempatnya berada didekat Balai Kota Jogja, dekat dengan kulineran lain serta dekat dengan beberapa kampus ternama di Jogja.

Dengan varian menu yang cukup banyak serta porsi yang bisa dibilang jumbo ini, harga Nasi Goreng yang di sajikan sangat terjangkau untuk anak kost ataupun Mahasiswa di mulai dari 11.000 rupiah anda sudah bisa menikmati Nasi Goreng dengan Enak serta porsi Jumbo dibandingkan lapak lainnya.

Nasi Goreng Podomoro sendiri sudah berdiri sejak tahun 2014, dengan target pasar yang merupakan para Mahasiswa karena harganya yang murah, rasanya yang enak, serta porsinya yang jumbo ini membuat tak sedikit pelanggan rela menunggu antrian yang agak lama sekitar 30 menit untuk pemesanan Dine In serta 45 menit untuk delivery menggunakan layanan Shopee Food serta Grab food, dikarenakan pelanggan lapak yang satu ini sudah sangat banyak.


Jika anda tertarik menikmati sajian Nasi Goreng dari Pak Frendi dan Ibu Rika ini silahkan kunjungi Nasi Goreng Podomoro ini pada pukul 17.00 WIB - 22.00 WIB setiap harinya di Jl. Ipda Tut Harsono No.48, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta Ataupun bisa langsung memesan memalui fitur aplikasi seperti Shopee Food dan juga Grab Food



7 Tempat Makan Dekat Gembira Loka Zoo untuk Makan Siang

 Kebun Binatang Gembira Loka Zoo merupakan kebun binatang yang ada di Yogyakarta. Ada banyak macam-macam spesies seperti orang utan, gajah asia, atau harimau yang bisa kamu tilik di sana. Untuk bisa ke sana, kamu bisa membeli tiket secara online dengan harga mulai dari Rp 60.000-75.000 tergantung hari berkunjung. Kalau sudah sampai di Gembira Loka Zoo, jangan lupa untuk mampir ke deretan tempat makan enak di Yogyakarta yang bisa kamu nikmati berikut ini. Harganya murah-murah. Baca juga: 5 Tempat Makan di Sekitar Obelix Hills Yogyakarta, Jaraknya Mulai 500 Meter 8 Tempat Makan Keluarga di Yogyakarta dengan Nuansa Alam 5 Tempat Beli Kue Legendaris dan Terkenal di Yogyakarta, Ada Pukis Kotabaru 1. Bakmi Mbah Gito Bakmi Mbah Gito berlokasi di Jalan Nyi Ageng Nis Nomor 9, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta. Buka dari pukul 11.00-22.00 WIB. Tempat makan bakmi jawa enak di Yogyakarta ini hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Gembira Loka Zoo. Ada menu Bakmi Goreng, Bakmi Godog, Nasi Goreng, dan Rica Ayam yang bisa dibanderol mulai dari Rp 25.000-40.000. 2. Ayam Panggang 3 Berku Ayam Panggang 3 Berku hanya berlokasi sekitar 450 meter dari Gembira Loka Zoo. Tepatnya berlokasi di Jalan Kusumanegara Nomor 185, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Buka dari pukul 09.00-19.30 WIB. Ada aneka menu olahan ayam, bebek, gurami, nila, dan lele yang dimasak dengan cara dibakar dan digoreng. Harga per menu makannya mulai dari Rp 20.000-45.000. 3. Ingkung Grobog Ingkung Grobog berlokasi di Jalan Ipda Tut Harsono Nomor 18, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Buka dari pukul 09.00-21.00 WIB. Ada aneka menu seafood yang bisa kamu pesan dengan harga mulai dari Rp 37.500 hingga Rp 47.500. Adapun menunya adalah Cumi Crispy, Cumi Bakar Madu, dan Udang Bakar Madu. Kamu juga bisa pesan aneka menu minuman tradisional seperti Wedang Kencur, Wedang Sereh, dan Teh Krampul dengan harga mulai dari Rp 9.000. Baca juga: 7 Tempat Makan di Sekitar Terminal Jombor Yogyakarta 5 Tempat Makan Ramah Anak di Malioboro Yogyakarta, Bebas Asap Rokok 7 Tempat Makan Ramah Vegetarian di Yogyakarta, Harga Mulai Rp 10.000 4. Gudeg Pawon Gudeg Pawon berada di Jalan Janturan UH/IV Nomor 36, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Buka dari pukul 18.00-21.00 WIB. Lokasinya hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Gembira Loka Zoo. Seperti namanya, warung makan sederhana ini menyajikan menu gudeg dan krecek dengan pilihan lauk makan yang melimpah. Menu minumannya, ada wedang uwuh, teh gula batu, dan es jeruk. 5. Ayam Geprek Gobyoss Ayam Geprek Gobyoss berlokasi di Gedongkuning Nomor 172A, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta. Buka dari pukul 10.00-21.00 WIB. Ada menu Ayam Lada Hitam, Ayam Barbeque, Ayam Teriyaki, dan Ayam Original yang bisa kamu pesan dengan harga mulai dari Rp 9.500-11.500. Selain menu ayam, ada menu sayur Ca Tauge, Ca Kangkung, dan Ca Jamur dengan harga sekitar Rp 5.000-7.000. 6. Ayam Goreng "Ny. Suharti" Ayam Goreng "Ny. Suharti" berlokasi di Gedongkuning No.187, Pringgolayan, Banguntapan, Banguntapan, Kabupaten Bantul. Buka dari pukul 08.00-21.00 WIB. Masih dengan aneka menu olahan ayam, ada Ayam Goreng Besar, Ayam Goreng Separo, dan Satu Pasang Hati Ampela dengan harga mulai dari Rp 10.000-125.000. 7. Ayam Goreng Bonita Ayam Goreng Bonita berlokasi di Jalan Ki Penjawi Nomor 27B, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta. Buka dari pukul 10.00-19.00 WIB. Tempat makan dekat Gembira Loka Zoo ini menawarkan menu olahan ayam goreng dengan sambal istimewa. Menggunakan ayam kambung yang dimasak hingga dagingnya empuk dan gurih. Harga per porsinya mulai dari Rp 20.000.

No comments